Fenomena Hair Croissant Viral: Tak Mungkin Kantongi Sertifikasi Halal

Home kuliner Fenomena Hair Croissant Viral: Tak Mungkin Kantongi Sertifikasi Halal
Fenomena Hair Croissant Viral: Tak Mungkin Kantongi Sertifikasi Halal

Belakangan ini, jagat kuliner Indonesia dihebohkan dengan kemunculan hair croissant, yaitu kroisan yang dihidangkan dengan topping menyerupai rambut manusia. Meskipun menu ini viral dan menarik perhatian banyak orang, ada satu hal yang pasti: sajian tersebut tidak akan pernah bisa mendapatkan sertifikasi halal.

Apa Itu Hair Croissant?

Hair croissant merupakan variasi kroisan yang diberi hiasan menyerupai helaian rambut, biasanya terbuat dari adonan gula atau pasta khusus yang ditarik menyerupai serat rambut. Kreasi ini banyak dibagikan di media sosial sehingga menjadi tren kuliner yang unik dan kontroversial.

Mengapa Tidak Bisa Bersertifikasi Halal?

Menurut otoritas sertifikasi halal dan para pakar agama, proses pembuatan serta bahan dasar penghias menyerupai rambut tersebut tidak memenuhi syarat kehalalan. Beberapa alasan utamanya antara lain:

  • Bahan Baku Tidak Jelas: Bahan yang digunakan untuk membuat hiasan rambut pada hair croissant tidak dapat diverifikasi kehalalannya. Jika menggunakan bahan sintetis atau alami yang tidak terjamin status halalnya, maka produk tersebut otomatis tidak bisa disertifikasi.
  • Kesamaan Visual dengan Bagian Tubuh: Secara kaidah fikih, makanan yang sengaja dibuat menyerupai bagian tubuh manusia—apalagi yang dianggap najis atau tidak lazim dikonsumsi—dapat menimbulkan keraguan (syubhat) sehingga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi umat Muslim.
  • Tidak Ada Jaminan Kebersihan: Jika rambut tersebut berasal dari bahan organik atau rambut asli, maka produk tersebut tidak higienis dan diharamkan karena najis. Jika berasal dari bahan buatan, tetap diperlukan audit rantai pasok yang jelas untuk memastikan tidak terkontaminasi najis.

Kesimpulan

Fenomena hair croissant memang sukses mencuri perhatian masyarakat dan menjadi menu viral di berbagai platform digital. Namun, di balik sensasi visualnya, produk ini dinilai tidak memenuhi standar sertifikasi halal. Bagi konsumen Muslim, disarankan untuk tetap waspada dan memilih makanan yang telah jelas status kehalalannya agar terhindar dari keraguan.

Fenomena Hair Croissant Viral: Tak Mungkin Kantongi Sertifikasi Halal
Solusi Herbal Untuk Kesehatan Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published.