Toyota Kijang Innova generasi kedua yang diproduksi antara 2015 hingga 2020 masih menjadi primadona di pasar mobil bekas Indonesia. Varian transmisi otomatis (matik) tahun 2015, khususnya, kerap diburu karena menawarkan perpaduan kenyamanan, keandalan, dan nilai jual kembali yang tinggi. Lantas, apakah membeli Kijang Innova matik 2015 bekas masih layak di tahun 2024? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Keunggulan Kijang Innova Matik 2015 Bekas
- Mesin Tangguh dan Irit: Innova 2015 mengusung mesin bensin 2.0L dual VVT-i (1TR-FE) atau diesel 2.5L (2KD-FTV). Keduanya terkenal bandel, mudah dirawat, dan konsumsi bahan bakar relatif efisien untuk mobil sebesar ini. Untuk varian bensin, catatan pemakaian di kisaran 9-11 km/liter dalam kota dan 12-14 km/liter di tol adalah hal wajar.
- Kabin Luas dan Nyaman: Dengan konfigurasi 7-8 penumpang, Innova 2015 menawarkan ruang kaki dan kepala yang lega di semua baris. Jok berbahan fabric atau kulit (tergantung tipe) memberikan dukungan yang baik untuk perjalanan jauh. Fitur AC double blower atau bahkan triple blower pada tipe tertentu memastikan udara sejuk merata ke seluruh kabin.
- Transmisi Matik Halus: Transmisi otomatis 4-percepatan pada Innova 2015 bekerja cukup responsif dan perpindahan giginya halus. Meski bukan teknologi terbaru, keandalannya sudah teruji dan biaya perawatannya pun terjangkau.
- Suspensi Nyaman: Menggunakan suspensi depan MacPherson Strut dan belakang rigid axle dengan leaf spring, Innova 2015 mampu meredam getaran jalan dengan baik. Karakter suspensinya empuk sehingga cocok untuk mobil keluarga.
- Nilai Jual Kembali Tinggi: Salah satu daya tarik utama Innova adalah nilai jualnya yang cenderung stabil. Bahkan setelah 8-9 tahun, harga bekasnya masih relatif tinggi dibanding kompetitor sekelas.
Kekurangan yang Perlu Dipertimbangkan
- Desain Interior Mulai Usang: Dashboard dan panel instrumen Innova 2015 masih menggunakan desain era 2010-an. Tidak ada layar sentuh besar, konektivitas smartphone terbatas, dan material plastik keras mendominasi. Bagi yang menginginkan fitur modern, ini mungkin kurang memuaskan.
- Fitur Keselamatan Standar: Untuk standar saat ini, fitur keselamatan Innova 2015 tergolong minimalis. Hanya dilengkapi dual front airbag, ABS, dan EBD. Fitur seperti Vehicle Stability Control (VSC) atau Hill Start Assist (HSA) baru tersedia di tipe tertinggi (V) atau facelift 2018 ke atas.
- Konsumsi BBM Varian Diesel Lebih Boros: Meski bensin tergolong irit, varian diesel 2.5L justru lebih boros, terutama di dalam kota (8-10 km/liter). Selain itu, mesin diesel juga lebih berisik dan getarannya terasa di kabin.
- Kaki-kaki Rawan Aus: Mengingat usianya yang sudah di atas 5 tahun, beberapa komponen kaki-kaki seperti bushing, ball joint, dan shockbreaker mungkin perlu diganti. Ini adalah hal wajar pada mobil bekas, namun perlu diantisipasi dalam anggaran perawatan.
Estimasi Harga Kijang Innova Matik 2015 Bekas
Harga Innova matik 2015 bekas sangat bervariasi tergantung kondisi, kelengkapan, riwayat perawatan, dan lokasi penjual. Berikut kisaran harga patokan di pasar mobil bekas Indonesia (per 2024):
- Tipe G (bensin/diesel): Rp 150 juta – Rp 180 juta
- Tipe V (bensin/diesel): Rp 170 juta – Rp 200 juta
- Tipe Venturer (bensin): Rp 190 juta – Rp 220 juta
Harga tersebut untuk kondisi body mulus, mesin sehat, transmisi halus, dan kilometer wajar (sekitar 80.000-120.000 km). Unit dengan catatan servis rutin di bengkel resmi atau modifikasi ringan biasanya dihargai lebih tinggi.
Kesimpulan
Kijang Innova matik 2015 bekas masih sangat worth it untuk dibeli sebagai mobil keluarga. Keunggulan utama seperti kabin luas, mesin bandel, dan nilai jual kembali tinggi menjadi alasan kuat. Namun, Anda harus siap dengan interior yang kurang modern, fitur keselamatan standar, serta potensi biaya perawatan untuk komponen yang aus. Pastikan melakukan inspeksi menyeluruh sebelum membeli, terutama pada mesin, transmisi, dan kaki-kaki. Dengan perawatan yang baik, Innova 2015 bisa menjadi kendaraan keluarga yang setia selama bertahun-tahun.


Leave a Reply