Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) tengah mendorong tempe untuk diangkat menjadi salah satu ikon wisata kuliner Indonesia. Langkah ini diambil untuk memperkenalkan kekayaan kuliner tradisional yang bernilai gizi tinggi kepada wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
Potensi Tempe dalam Pariwisata Kuliner
Tempe, yang terbuat dari kedelai fermentasi, telah lama dikenal sebagai lauk khas Indonesia. Dengan cita rasa yang unik dan kandungan protein nabati yang melimpah, tempe dinilai memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan. PHRI melihat peluang ini sebagai cara untuk memperkuat sektor pariwisata melalui kuliner.
Langkah PHRI Mempromosikan Tempe
Beberapa langkah yang diusulkan PHRI meliputi:
- Memasukkan tempe dalam menu hotel dan restoran sebagai sajian khas.
- Mengadakan festival tempe di destinasi wisata utama.
- Mengembangkan variasi olahan tempe yang modern tanpa meninggalkan cita rasa tradisional.
Dengan promosi yang tepat, tempe tidak hanya dikenal sebagai makanan rakyat, tetapi juga sebagai ikon kuliner yang membanggakan. PHRI optimis tempe dapat bersaing dengan makanan khas negara lain seperti sushi dari Jepang atau pizza dari Italia.


Leave a Reply