Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Makassar mengambil langkah strategis untuk mempromosikan kekayaan kuliner khas kota ini di ajang ASEAN Day Food Festival yang direncanakan berlangsung pada tahun 2026. Partisipasi ini menjadi peluang emas untuk memperkenalkan cita rasa Makassar ke panggung internasional.
Misi Promosi Kuliner Makassar
Dalam festival bergengsi tersebut, Dekranasda akan menampilkan beragam hidangan tradisional yang telah menjadi ikon kuliner Makassar, seperti coto Makassar, pallubasa, dan pisang epe. Tujuannya tidak hanya untuk memperkenalkan rasa, tetapi juga untuk mengedukasi pengunjung tentang nilai budaya dan sejarah di balik setiap sajian.
Dampak bagi Ekonomi Kreatif
Keikutsertaan ini diharapkan mampu mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Makassar. Dengan menjangkau audiens yang lebih luas, para pelaku usaha kuliner lokal dapat memperoleh eksposur dan potensi kerjasama bisnis baru.
Persiapan Matang Menuju Festival
Dekranasda telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari kurasi menu, pelatihan bagi para koki, hingga penyusunan materi promosi yang informatif. Semua dilakukan untuk memastikan bahwa representasi kuliner Makassar dapat diterima dengan baik oleh komunitas ASEAN.
- Kurasi menu khas Makassar yang autentik dan mudah diterima lidah internasional
- Pelatihan bagi pelaku UMKM kuliner dalam standar penyajian dan kebersihan
- Penyediaan materi promosi digital dan cetak yang menarik
Harapan ke Depan
Dengan adanya partisipasi di ASEAN Day Food Festival 2026, Dekranasda optimis bahwa kuliner Makassar tidak hanya akan dikenal di tingkat nasional, tetapi juga menjadi salah satu destinasi gastronomi yang wajib dikunjungi di Asia Tenggara.


Leave a Reply