Dalam upaya melestarikan warisan kuliner Melayu, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) menggelar arisan bulanan yang kali ini mengangkat hidangan tradisional Bolu Misbah. Acara tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai wadah untuk memperkenalkan dan melestarikan kekayaan kuliner lokal.
Bolu Misbah: Kuliner Khas Bengkalis
Bolu Misbah merupakan salah satu kue tradisional yang berasal dari Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Kue ini dikenal dengan teksturnya yang lembut dan cita rasa manis yang khas. Bahan-bahan yang digunakan pun sederhana dan mudah ditemukan, seperti tepung terigu, telur, gula, dan santan. Proses pembuatannya masih menggunakan cara tradisional, sehingga menjaga keaslian rasa dan aroma.
Peran DWP Polbeng dalam Pelestarian Budaya
Ketua DWP Polbeng, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa pemilihan Bolu Misbah sebagai tema arisan kali ini merupakan bentuk kepedulian terhadap pelestarian kuliner tradisional. “Melalui arisan ini, kami ingin mengingatkan kembali bahwa kita memiliki kekayaan kuliner yang patut dibanggakan. Bolu Misbah adalah salah satu warisan leluhur yang harus terus dijaga dan diperkenalkan kepada generasi muda,” ujarnya.
Kegiatan Arisan yang Berbeda
Arisan bulanan DWP Polbeng yang digelar di salah satu ruang pertemuan kampus tersebut berlangsung meriah. Selain sesi arisan, acara juga diisi dengan demo memasak Bolu Misbah oleh para anggota. Para peserta pun antusias mengikuti setiap langkah pembuatan kue tradisional ini. Tidak hanya itu, mereka juga berkesempatan untuk mencicipi langsung Bolu Misbah yang telah disediakan.
Melestarikan Warisan Melayu Bengkalis
Langkah DWP Polbeng ini diharapkan dapat menginspirasi berbagai pihak untuk turut serta dalam melestarikan kuliner tradisional. Dengan mengenalkan kembali hidangan seperti Bolu Misbah, generasi muda dapat lebih mengenal dan mencintai kekayaan budaya daerahnya. Kuliner tradisional bukan sekadar makanan, melainkan juga identitas dan warisan yang harus dijaga kelestariannya.
Acara ditutup dengan ramah tamah dan saling berbagi resep Bolu Misbah antar anggota. Semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya lokal pun semakin terasa, menjadikan arisan bulanan DWP Polbeng kali ini lebih bermakna.


Leave a Reply