Kuliner khas Betawi, rengginang, kembali menunjukkan taringnya di kancah internasional. Rengginang Bang Zai, salah satu produsen lokal, berhasil membukukan lonjakan omzet hingga Rp10 juta selama ajang Festival Jajanan dan Gerai Serba Ada (FJGS) 2026. Prestasi ini menjadi bukti bahwa camilan tradisional mampu bersaing dan diminati pasar global.
Kesuksesan di Panggung Internasional
Partisipasi dalam FJGS 2026 menjadi momentum penting bagi Rengginang Bang Zai. Dalam event tersebut, produk mereka tidak hanya laris di kalangan pengunjung lokal, tetapi juga menarik perhatian pembeli mancanegara. Omzet yang melonjak drastis ini menunjukkan bahwa cita rasa autentik Betawi mampu diterima lintas budaya.
Faktor Pendorong Kenaikan Omzet
- Inovasi Rasa dan Kemasan: Rengginang Bang Zai menghadirkan varian rasa baru dan kemasan yang lebih modern serta higienis, sehingga cocok untuk oleh-oleh dan ekspor.
- Pemasaran Digital: Pemanfaatan media sosial dan platform e-commerce memperluas jangkauan pasar hingga ke luar negeri.
- Dukungan Pemerintah: Program promosi produk UKM di ajang internasional turut mendorong daya saing kuliner tradisional.
Dampak bagi Industri Kuliner Betawi
Keberhasilan Rengginang Bang Zai diharapkan menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM kuliner Betawi lainnya. Dengan strategi yang tepat, produk lokal tidak hanya mampu bertahan di pasar domestik, tetapi juga menembus pasar internasional. Hal ini sekaligus memperkuat posisi kuliner Betawi sebagai warisan budaya yang bernilai ekonomi tinggi.
Ke depannya, Rengginang Bang Zai berencana untuk meningkatkan kapasitas produksi dan menjajaki kerja sama dengan distributor di beberapa negara. Langkah ini diyakini akan semakin mengukuhkan nama kuliner Betawi di peta gastronomi dunia.


Leave a Reply