Perayaan Milad Trenqu Rogoselo yang digelar di Kabupaten Pekalongan menjadi ajang pembuktian bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Aisyiyah. Berbagai hidangan khas yang ditawarkan berhasil menarik perhatian pengunjung, dengan tape singkong sebagai salah satu produk paling diminati.
Kehadiran UMKM Kuliner Aisyiyah
Dalam acara yang penuh semangat ini, stan-stan UMKM yang dikelola oleh anggota Aisyiyah menampilkan aneka jajanan tradisional dan modern. Mulai dari camilan ringan hingga makanan berat, semuanya disajikan dengan cita rasa yang autentik dan harga yang terjangkau. Kehadiran mereka tidak hanya memeriahkan suasana, tetapi juga menjadi bukti nyata peran perempuan dalam menggerakkan ekonomi lokal.
Tape Singkong: Primadona Pengunjung
Di antara sekian banyak produk, tape singkong berhasil mencuri perhatian. Camilan fermentasi yang manis dan legit ini laris manis diburu pengunjung. Banyak yang mengaku ketagihan dengan teksturnya yang lembut dan rasanya yang khas. Tak heran jika stok tape habis dalam waktu singkat, menjadikannya primadona di antara jajanan lainnya.
Dampak Positif bagi Ekonomi Lokal
Kesuksesan penjualan UMKM kuliner Aisyiyah di Milad Trenqu Rogoselo memberikan dampak positif bagi perekonomian warga sekitar. Selain meningkatkan pendapatan para anggota, kegiatan ini juga memperkenalkan potensi kuliner daerah kepada khalayak yang lebih luas. Para pelaku UMKM pun termotivasi untuk terus berinovasi dan mengembangkan produk mereka.
- Meningkatkan keterampilan berwirausaha anggota Aisyiyah.
- Memperkuat jaringan pemasaran produk lokal.
- Menumbuhkan semangat gotong royong dalam komunitas.
Dengan antusiasme yang tinggi dari pengunjung, diharapkan kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin. Hal ini akan menjadi wadah yang efektif bagi UMKM binaan Aisyiyah untuk berkembang dan berkontribusi lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat.


Leave a Reply