Pelatihan Kuliner untuk Warga Binaan
Sebanyak 60 warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Mojokerto mendapatkan pelatihan keterampilan di bidang kuliner. Pelatihan ini diselenggarakan oleh Ning Ita, seorang tokoh masyarakat setempat, sebagai upaya membekali mereka dengan keahlian yang dapat berguna setelah bebas nanti.
Tujuan dan Manfaat Pelatihan
Program ini bertujuan untuk memberikan keterampilan praktis kepada para warga binaan agar mereka lebih siap menghadapi kehidupan di luar penjara. Dengan memiliki kemampuan memasak dan mengelola usaha kuliner, diharapkan mereka dapat mandiri secara ekonomi serta mengurangi risiko kembali melakukan tindak kriminal.
Materi yang Diajarkan
Dalam pelatihan tersebut, para peserta belajar berbagai teknik memasak, mulai dari persiapan bahan, pengolahan makanan, hingga penyajian. Selain itu, mereka juga diperkenalkan dengan prinsip kebersihan dan higiene dalam proses produksi makanan.
Dukungan dari Pihak Lapas
Pihak Lapas Mojokerto menyambut baik inisiatif ini karena sejalan dengan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Pelatihan semacam ini dianggap penting sebagai bekal keterampilan yang dapat langsung diterapkan di masyarakat.
Harapan ke Depan
Ning Ita berharap para warga binaan dapat memanfaatkan ilmu yang didapat dengan sebaik-baiknya. Ke depannya, ia juga berencana mengadakan pelatihan serupa di bidang lain untuk memperluas pilihan keterampilan bagi para peserta.

Leave a Reply