Prosesi Wisuda 90 Mahasiswi Akbid Cahwala Malut Berlangsung Khidmat
Sebanyak 90 mahasiswi dari Akademi Kebidanan (Akbid) Cahwala Maluku Utara (Malut) resmi diwisuda dalam sebuah upacara yang penuh khidmat. Wisuda ini menandai akhir dari masa studi para calon bidan dan awal pengabdian mereka di dunia kesehatan.
Pesan Gubernur: Kunci Sukses Pelayanan Kesehatan
Gubernur Maluku Utara, dalam sambutannya, menyampaikan pesan penting yang patut menjadi pegangan bagi para wisudawati. Beliau menekankan bahwa pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya bergantung pada pengetahuan medis, melainkan juga pada sikap dan dedikasi. Gubernur mengingatkan bahwa seorang bidan harus memiliki empati, integritas, dan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Fokus Utama: Kualitas dan Empati dalam Pelayanan
- Empati sebagai landasan: Gubernur menekankan bahwa setiap interaksi dengan pasien harus didasari oleh rasa peduli dan pengertian. Pelayanan yang humanis akan memberikan dampak positif yang signifikan.
- Profesionalisme dan etika: Para bidan baru diminta untuk selalu menjunjung tinggi etika profesi serta terus meningkatkan kompetensi diri. Dunia kesehatan terus berkembang, sehingga pembelajaran sepanjang hayat menjadi suatu keharusan.
- Kontribusi untuk daerah: Gubernur berharap para lulusan dapat mengabdikan diri di Malut, membantu meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak, serta menekan angka kematian ibu melahirkan.
Dengan diwisudanya 90 mahasiswi ini, diharapkan akan bertambah tenaga kesehatan yang siap bersaing dan memberikan layanan terbaik. Gubernur pun mengapresiasi kerja keras para mahasiswi dan dosen yang telah mendidik mereka selama proses perkuliahan.


Leave a Reply