Kasus dugaan keracunan akibat mengonsumsi makanan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, masih terus bergulir. Beberapa korban mulai melaporkan munculnya gangguan pada daya ingat mereka setelah kejadian tersebut.
Gejala Baru yang Dikeluhkan Korban
Tim medis yang menangani para korban menemukan bahwa sebagian dari mereka mengalami kesulitan dalam mengingat kejadian jangka pendek. Keluhan ini disampaikan oleh sejumlah pasien yang tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat.
Penanganan Medis dan Pemantauan Berkelanjutan
Pihak rumah sakit terus memantau perkembangan kondisi para korban, termasuk fungsi kognitif mereka. Dokter spesialis saraf dilibatkan untuk melakukan evaluasi lebih mendalam terkait gangguan ingatan yang dialami.
- Pemeriksaan neurologis dilakukan untuk mendeteksi adanya kerusakan saraf akibat zat beracun.
- Psikolog klinis juga diminta membantu mengatasi trauma psikologis yang mungkin memicu gangguan memori.
- Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap sumber dan jenis zat berbahaya yang terkandung dalam MBG.
Hingga saat ini, puluhan warga dilaporkan menjadi korban dugaan keracunan MBG. Mereka masih menjalani perawatan dan observasi secara berkala oleh tenaga kesehatan.


Leave a Reply