BI-Pemprov DKI Perkuat Digitalisasi Pariwisata dan Kuliner Jakarta
Bank Indonesia (BI) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar acara bertajuk ‘Ceremony QRIS’ sebagai langkah strategis memperkuat digitalisasi di sektor pariwisata dan kuliner di ibu kota. Acara ini menjadi simbol kolaborasi antara BI dan Pemprov DKI dalam mendorong adopsi sistem pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di berbagai destinasi wisata dan tempat makan di Jakarta.
Langkah Nyata Digitalisasi Sektor Unggulan
Melalui kerja sama ini, diharapkan para pelaku usaha pariwisata dan kuliner di Jakarta semakin mudah menerima pembayaran non-tunai. QRIS memungkinkan transaksi yang cepat, aman, dan efisien bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Hal ini sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota global yang modern dan ramah digital.
- Mendorong penggunaan QRIS di tempat wisata seperti museum, taman, dan pusat perbelanjaan.
- Memfasilitasi pedagang kaki lima dan restoran untuk beralih ke sistem pembayaran digital.
- Meningkatkan pengalaman wisatawan dengan kemudahan transaksi tanpa uang tunai.
Dampak Positif bagi Ekonomi Lokal
Digitalisasi di sektor pariwisata dan kuliner tidak hanya memudahkan transaksi, tetapi juga berpotensi meningkatkan pendapatan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM). Dengan data transaksi yang tercatat, pelaku usaha dapat mengakses pembiayaan dari perbankan dan merencanakan bisnis dengan lebih baik. BI dan Pemprov DKI berkomitmen untuk terus mendampingi UKM dalam proses digitalisasi ini.
Acara ‘Ceremony QRIS’ menjadi bukti nyata sinergi antara regulator dan pemerintah daerah dalam mewujudkan ekosistem keuangan digital yang inklusif. Ke depannya, diharapkan seluruh titik wisata dan kuliner di Jakarta sudah terintegrasi dengan QRIS, sehingga Jakarta semakin siap menyambut wisatawan dari berbagai penjuru dunia.


Leave a Reply