Kawasan Tiyasan: Pusat Baru Ekonomi Kreatif di Sleman
Sleman, Yogyakarta, terus menunjukkan perkembangan pesat di sektor kuliner dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satu kawasan yang menjadi sorotan adalah Tiyasan, yang kini didorong untuk bertransformasi menjadi ekosistem ekonomi kreatif yang terintegrasi.
Pemerintah daerah dan pelaku industri setempat berkolaborasi untuk mengoptimalkan potensi Tiyasan sebagai pusat kegiatan ekonomi berbasis kreativitas. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat perekonomian lokal sekaligus menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Potensi Kuliner dan UMKM yang Semakin Berkembang
Kawasan Tiyasan dikenal memiliki beragam usaha kuliner dan kerajinan tangan yang unik. Dengan dukungan infrastruktur dan promosi yang tepat, kawasan ini berpotensi menjadi destinasi favorit bagi wisatawan dan warga lokal.
- Peningkatan jumlah tenant kuliner dengan konsep inovatif
- Produk UMKM lokal yang semakin beragam dan berkualitas
- Dukungan dari berbagai pihak untuk pengembangan SDM dan pemasaran
Langkah Strategis Pengembangan Ekosistem Ekonomi Kreatif
Untuk mewujudkan visi Tiyasan sebagai pusat ekonomi kreatif, beberapa langkah strategis telah disusun, antara lain:
- Penyediaan ruang kreatif bersama (co-creative space) bagi pelaku UMKM
- Pelatihan dan pendampingan dalam manajemen usaha dan digital marketing
- Penyelenggaraan event rutin seperti bazar kuliner dan pameran kerajinan
- Kerja sama dengan platform digital untuk memperluas jangkauan pasar
Dengan pendekatan yang holistik dan partisipasi aktif dari semua pemangku kepentingan, Tiyasan diharapkan mampu menjadi contoh sukses pengembangan ekonomi kreatif berbasis komunitas di Sleman dan sekitarnya.


Leave a Reply