Suasana hangat dan akrab mewarnai pertemuan antara Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh, dengan dua orang evaluator dari UNESCO. Bukan sekadar seremoni formal, pertemuan tersebut dikemas dengan nuansa santai namun tetap penuh makna.
Menyambut dengan Cita Rasa Lokal
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Khafidh menyuguhkan beragam kuliner khas daerah kepada kedua evaluator. Langkah ini tidak hanya sebagai bentuk penghormatan, tetapi juga menjadi ajang promosi kekayaan gastronomi Merangin. Aneka hidangan tradisional dihadirkan untuk memberikan pengalaman autentik kepada para tamu internasional.
Diskusi yang Membangun
Di sela-sela menikmati hidangan, terjalin diskusi hangat dan produktif. Pembicaraan mengalir mengenai berbagai aspek yang menjadi fokus penilaian UNESCO. Wabup Khafidh memanfaatkan momen ini untuk menjelaskan secara langsung komitmen dan kesiapan daerah dalam menjaga serta melestarikan warisan budaya dan alam.
- Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan.
- Kuliner lokal menjadi media diplomasi budaya yang efektif.
- Dialog terbuka memperkuat pemahaman antara pemerintah daerah dan tim evaluator.
Pendekatan informal yang dipilih oleh Wabup Khafidh dinilai mampu mencairkan suasana dan membangun hubungan yang lebih personal. Hal ini diharapkan dapat memberikan kesan positif dan gambaran utuh tentang potensi serta kesungguhan Merangin dalam proses evaluasi yang sedang berjalan.


Leave a Reply