IDI: Kelelahan dan Mekanisme Koping Picu Sikap Apatis Tenaga Kesehatan pada Pasien

Home health IDI: Kelelahan dan Mekanisme Koping Picu Sikap Apatis Tenaga Kesehatan pada Pasien
IDI: Kelelahan dan Mekanisme Koping Picu Sikap Apatis Tenaga Kesehatan pada Pasien

Jakarta, Kompas.com – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengungkapkan bahwa sikap apatis atau kurangnya empati yang ditunjukkan oleh tenaga kesehatan terhadap pasien dapat dipicu oleh kelelahan fisik dan mental (burnout) serta mekanisme koping (coping mechanism) yang tidak tepat.

Burnout dan Coping Mechanism sebagai Penyebab

Menurut IDI, kondisi burnout yang berkepanjangan seringkali membuat tenaga kesehatan secara tidak sadar mengembangkan mekanisme pertahanan diri. Mekanisme ini, yang dikenal sebagai coping mechanism, bisa berujung pada sikap dingin atau menjauh secara emosional dari pasien.

“Beban kerja yang tinggi, jam kerja yang panjang, dan tekanan emosional yang terus-menerus dapat menguras energi tenaga kesehatan. Akibatnya, mereka mungkin menunjukkan sikap yang tampak tidak peduli atau nirempati sebagai bentuk perlindungan diri,” jelas perwakilan IDI.

Dampak pada Pelayanan Kesehatan

Fenomena ini tentu berdampak negatif pada kualitas pelayanan kesehatan. Pasien mungkin merasa tidak didengarkan atau tidak diperhatikan, yang pada akhirnya menurunkan kepercayaan terhadap sistem layanan kesehatan.

  • Tenaga kesehatan menjadi kurang responsif terhadap keluhan pasien.
  • Komunikasi antara dokter dan pasien menjadi terhambat.
  • Risiko kesalahan diagnosis atau penanganan meningkat.

Solusi yang Ditawarkan IDI

IDI menekankan pentingnya dukungan institusi kesehatan untuk mencegah burnout. Beberapa langkah yang disarankan meliputi:

  • Penyediaan layanan konseling dan dukungan psikologis bagi tenaga kesehatan.
  • Pengaturan jadwal kerja yang lebih manusiawi dengan waktu istirahat yang cukup.
  • Pelatihan manajemen stres dan teknik relaksasi.
  • Membangun budaya kerja yang saling mendukung di lingkungan rumah sakit.

Dengan mengatasi akar masalah burnout, diharapkan tenaga kesehatan dapat kembali memberikan pelayanan yang penuh empati kepada setiap pasien.

IDI: Kelelahan dan Mekanisme Koping Picu Sikap Apatis Tenaga Kesehatan pada Pasien
Solusi Herbal Untuk Kesehatan Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published.