Pesta Budaya Komunitas Kesenian dan Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali digelar. Acara yang berlangsung meriah ini tidak hanya menampilkan seni dan tradisi, tetapi juga menyajikan kekayaan kuliner khas Muna yang menggugah selera. Pengunjung diajak untuk menikmati berbagai hidangan tradisional yang telah diwariskan turun-temurun.
Berbagai sajian khas Muna seperti kasoa, gola-gola, dan dangke menjadi primadona di pesta budaya tersebut. Para pengunjung tampak antusias mencicipi cita rasa autentik yang jarang ditemui di tempat lain. Kehadiran kuliner tradisional ini menjadi daya tarik tersendiri, sekaligus menjadi upaya pelestarian budaya lokal.
Keunikan Kuliner Tradisional Muna
Kuliner tradisional Muna memiliki ciri khas yang unik, baik dari segi bahan baku maupun cara pengolahan. Bahan-bahan alami seperti umbi-umbian, ikan, dan rempah-rempah lokal menjadi andalan dalam setiap hidangan. Proses memasak yang masih tradisional, seperti menggunakan tungku kayu bakar dan peralatan dapur sederhana, menambah cita rasa yang khas.
Hidangan Populer yang Disajikan
- Kasoa: Makanan berbahan dasar singkong yang diolah dengan cara diparut, kemudian dicampur dengan kelapa dan gula merah. Rasanya manis dan gurih, cocok sebagai camilan.
- Gola-gola: Kue tradisional yang terbuat dari tepung sagu dan santan, dibungkus dengan daun pisang lalu dikukus. Teksturnya kenyal dengan aroma daun pisang yang khas.
- Dangke: Hidangan mirip perkedel yang terbuat dari ikan atau daging yang dicincang halus, dicampur dengan kelapa parut dan bumbu rempah, kemudian digoreng hingga kecokelatan.
Dampak Positif bagi Pelestarian Budaya
Kehadiran kuliner tradisional dalam pesta budaya KKMM Sultra tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pelestarian budaya. Generasi muda dapat mengenal dan mencintai warisan leluhur mereka. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang promosi pariwisata kuliner daerah yang dapat menarik minat wisatawan.
Dengan digelarnya pesta budaya ini, diharapkan kesadaran masyarakat untuk menjaga dan melestarikan kuliner tradisional semakin meningkat. Keunikan rasa dan proses pembuatan yang autentik menjadi nilai tambah yang patut dilestarikan.


Leave a Reply