Pemerintah Kota Ambon memberikan apresiasi terhadap program QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026. Inisiatif ini dinilai mampu mendorong transformasi digital serta mengoptimalkan potensi lokal di daerah.
Dukungan Penuh untuk Digitalisasi Kuliner
Wali Kota Ambon menyatakan dukungannya terhadap program QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026. Menurutnya, penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) dalam transaksi kuliner akan mempercepat adopsi digital di kalangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Manfaat bagi Pelaku Usaha
- Memudahkan transaksi non-tunai yang lebih higienis dan efisien.
- Meningkatkan jangkauan pemasaran melalui platform digital.
- Mendorong inovasi produk kuliner khas daerah.
Potensi Lokal Jadi Andalan
Program ini juga menjadi ajang promosi bagi kuliner khas Ambon. Berbagai makanan tradisional seperti papeda, ikan kuah kuning, dan sagu diharapkan semakin dikenal luas. Pemkot Ambon berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan UMKM kuliner melalui digitalisasi.
Langkah Selanjutnya
Pemkot Ambon akan berkoordinasi dengan Bank Indonesia dan asosiasi pedagang untuk memperluas implementasi QRIS. Sosialisasi dan pelatihan bagi pelaku UMKM juga akan digencarkan agar mereka siap mengadopsi sistem pembayaran digital ini.

Leave a Reply